
Antara Regulasi dan Aksi Pengendalian HIV dan AIDS
Maret 4, 2026Digitalisasi Desa Umamanu:
Langkah Besar Menuju Pelayanan Publik yang Transparan dan Modern
Desa Umamanu, sebuah desa dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang melimpah, kini sedang mengalami transformasi penting berkat hadirnya Website Desa yang lahir dari kolaborasi erat antara Pemerintah Desa dan lembaga UPKM CD Bethesda YAKKUM. Inisiatif ini bukan sekadar soal teknologi, melainkan tonggak baru dalam tata kelola pemerintahan desa yang lebih terbuka, akuntabel, dan partisipatif.
Menurut Kepala Desa Umamanu, Roldias Rongga Lapu, website desa menjadi pusat layanan yang memudahkan warga mengakses berbagai informasi dan layanan pemerintahan. “Sebelum ada website, kami masih bergantung pada baliho dan cara manual yang terbatas. Kini, semua layanan mulai dari administrasi, kesehatan, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat sudah tersedia dalam satu platform digital. Masyarakat tinggal mengaksesnya kapan saja, di mana saja,” ujarnya.
Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Mudah
Dulu, mahasiswa dan warga yang berada jauh dari desa harus menunggu lama untuk mengurus dokumen atau mendapatkan informasi penting. Sekarang, mereka cukup mengakses layanan mandiri melalui website desa, tanpa harus datang langsung ke kantor. Ini tentu menghemat waktu dan tenaga, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.
Mendorong Ekonomi Lokal Melalui Digitalisasi
Website Desa Umamanu juga menjadi jembatan bagi pelaku usaha mikro di desa untuk memperluas pasar mereka. Fitur “lapak penjualan” memungkinkan para UMKM memasarkan produk lokal secara online. “Ini solusi nyata atas masalah keterbatasan pasar selama ini,” terang Kepala Desa. Selain itu, pemerintah desa mengintegrasikan website dengan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan pariwisata yang menjadi andalan desa.

Foto Kepala Desa Umamanu
Roldias Rongga Lapu
Data Akurat sebagai Dasar Kebijakan
Keunggulan lain dari digitalisasi ini adalah tersedianya data yang lengkap dan akurat. Data kesehatan, kemiskinan ekstrem, potensi desa, dan sumber daya manusia kini terus diperbarui dan menjadi dasar pengambilan kebijakan. Kepala Desa menambahkan, “Potensi wisata di desa kami masih sangat besar, mulai dari Air Terjun, Kolam Jodoh, Makarapu, hingga kawasan pesisir yang belum tergarap optimal. Dengan data yang lengkap, kami bisa merencanakan pembangunan secara tepat sasaran.”
Tantangan Infrastruktur dan SDM
Meski sudah banyak kemajuan, Roldias mengakui masih ada tantangan yang perlu diatasi. Keterbatasan infrastruktur internet menjadi hambatan utama. “Saat ini kami baru menganggarkan Starlink dan hosting website, tapi jaringan internet belum merata sampai pelosok desa,” ungkapnya. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi prioritas agar seluruh perangkat desa dan tim pengelola website dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi ini.
Harapan ke Depan
Kepala Desa Umamanu berharap dukungan pemerintah kabupaten dan pusat terus mengalir, terutama untuk penguatan infrastruktur dan pelatihan SDM. “Website Desa bukan hanya alat pelayanan, tapi simbol perubahan besar bagi desa kami. Dengan dukungan yang tepat, kami yakin desa Umamanu bisa lebih maju, transparan, dan mandiri di era digital,” pungkasnya penuh semangat.
Digitalisasi Desa Umamanu adalah bukti nyata bagaimana teknologi dan kolaborasi dapat membawa perubahan positif yang menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat desa, membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah dan inklusif. (Oktavianus)



